Gara-gara Kelamaan di Taiwan

SMS dikirim...
.
.
.
.
|
Category :
my life
|
14 Comments |

SMS dikirim...
.
.
.
.
|
Category :
my life
|
14 Comments |

Lirikan sapi IPB
Kasihan bener blog ini… blog semata wayang yang jarang dibelai sama yang punya. Mentang-mentang lagi asik sama blog tetangga. Banyak yang mau diomongin sebenernya, namun suka ditunda-tunda. Jadi deh, cuma tertimbun dalam pikiran dan angan-angan… Pelan tapi pasti, hilang begitu saja dari kepala. Aha, mumpung lagi muncul sedikit nih, dan lagi sempat, tulis sekarang ah… Halah, pengen ngemeng ape sih lo Jay??? Aku mau ngomong pengalaman liburan yang cuma 3 minggu itu…
Mungkin 3 minggu adalah waktu yang terlalu lama bagi sebuah keluarga baru yang sedang menunggu anak pertamanya yang akan lahir. Terlalu lama bagi sepasang kekasih yang sedang menunggu untuk segera beranjak ke pelaminan pada hari yang telah ditentukan. Terlalu lama bagi seorang perantau yang sedang menunggu untuk kembali ke kampung halaman. Terlalu lama bagi seorang tahanan yang sedang menunggu untuk segera dibebaskan. Atau terlalu lama bagi seorang anak kecil menunggu kedatangan ayahnya dari luar negeri yang berjanji membelikan oleh-oleh untuknya.
Namun, 3 minggu juga bisa terlalu cepat. Terlalu cepat bagi seorang mahasiswa yang sedang mempersiapkan ujian thesisnya. Terlalu cepat bagi seorang mahasiswa yang merantau yang sedang menikmati liburannya di tanah air. Terlalu cepat bagi seorang anak SMP yang sedang berlibur ke Australia. Terlalu cepat bagi seorang dosen yang sedang study tour ke Jepang untuk mempersiapkan S3-nya di sana, sehingga nggak sempat shopping berlama-lama. Atau terlalu cepat bagi hamba Allah yang sedang menikmati keindahan dan kenikmatan bulan Ramadhan, takut Ramadhan ini segera berakhir.
Aneh ya? Sama2 tiga minggu, sama2 dua puluh satu hari. Tapi kenapa bisa terasa cepat atau terasa lambat? Hmmm… mungkin 2 hal inilah yang membedakan mengapa waktu bisa begitu relatif, menunggu atau tidak menunggu. Menunggu membuat waktu berjalan seperti siput, pelaaan… lambaaaaat… seperti ogah maju. Menunggu semenit terasa sejam. Menunggu sedetik terasa terasa setahun. Itu lah menunggu. Berkebalikan 180 derajat dengan ketika kita tidak sedang menunggu, atau ketika kita berharap agar sang waktu tidak datang dengan segera. Contoh paling real adalah ketika dikejar deadline. Atau ketika kita punya planning seabrek-abrek. Satu hari bagaikan satu jam. Satu minggu bagaikan sekedipan mata.
So, gimana kemarin 3 minggu di Indonesia? Kurang? Lebih? Atau cukup? Yah, dicukup-cukupin lah. Walaupun sebenarnya memang cukup. Cukup untuk berkumpul dengan keluarga. Cukup untuk mengenal sahabat baru dengan sedikit lebih dalam. Cukup untuk bolak-balik Jakarta-Bogor dan bertemu mahasiswi2 IPB yang manis2. Cukup untuk pulang kampung lebih awal ke Boyolali dan bertemu keluarga besar, kakek-nenek, sepupu2, om2 dan bulik2. Cukup untuk mengurus SIM dan KTP yang raib. Cukup untuk bermain-main dengan kamera dan menambah koleksi lensa. Cukup untuk memenuhi janji lama. Cukup untuk kena tegur Bapak gara2 thesis yang progress-nya lambat. Tapi setelah cerita kalau 2 temenku yang sudah lulus, dan berbarengan ketika masuk NTU, adalah para laki2 beristri, sepertinya Bapak jadi sedikit memaklumi…
Eh, tapi kok rasanya belum cukup ya…??? Masih ada unfinished business di sana. Masih belum cukup untuk menunggu kapan kepastian kaos kru radioppidunia bisa diambil. Masih belum cukup untuk bertemu teman2 lama. Masih ada janji yang belum dipenuhi. Dan masih belum cukup untuk menyampaikan apa yang ingin disampaikan…
|
Category :
my life
|
Fantasi dari Andrew Stanton, sang director film Wall-E, memang terkesan liar. Bagaimana tidak, di film itu dikisahkan tidak ada lagi manusia yang tinggal di bumi. Yang tersisa di bumi hanyalah robot Wall-E yang bekerja mengurusi timbunan rongsokan yang bertingkat-tingkat menggunung. Manusia lupa akan rumahnya, tempat di mana mereka berasal. Manusia tinggal di pesawat yang bisa dikatakan sebagai rumah baru bagi mereka, seperti US Enterprise di film Star Trek, namun untuk ditinggali selamanya.
Film ini sangat menarik memang, walaupun sedikit bisu. Saking modernnya teknologi yang tersedia, semua dikerjakan dengan mesin, atau oleh robot. Salah satu scene yang membuat saya sedikit terkesan adalah ketika ada 2 orang bercakap-cakap menggunakan, katakan saja perangkat video call, sambil mengendarai kursi mobil (mobile-chair) sedangkan posisi mereka berada bersebelahan. Mencerminkan hubungan antar manusia yang tidak lagi manusiawi. Pergi ke mana2 menggunakan mobile-chair, sehingga mereka lupa untuk berjalan. Perawakan tubuhnya semuanya mengalami obesitas akibat jarang digerakkan. Karena untuk mengakses apapun, semuanya tinggal menggunakan remote atau perintah suara (voice recognition).
Tapi masih ada hal yang lain lagi yang lebih menarik. Yaitu tentang robot yang jatuh cinta. Ya, si Wall-E jatuh cinta dengan robot lain. Terlalu berlebihan memang, namun tidak ada yang bisa disalahkan dari cerita fiksi.
Intermezzonya saya kira cukup sampai di sini, karena saya punya oleh-oleh dari International Robot Show 2009 yang digelar di Nangang, Taipei.

Housekeeping Robot

Kingdom of Robot

Robodog

Robot In Action

Kick the Ball

Serving the Drink
Lagi ingin nggak penting… Diambil dari detikHot…
Jakarta Mau tahu tipe-tipe laki-laki yang membuat perempuan jatuh hati. Jika Anda ingin menaklukkan hati perempuan, coba baca info berikut!
Menaklukkan hati perempuan memang tak mudah. Tapi ternyata menurut para ahli yang detikhot kutip dari The Fox, Rabu (22/7/2009), ada beberapa tipe laki-laki yang bisa menaklukkan hati perempuan. Ini dia!
Laki-laki Romantis
Laki-laki tipe ini biasanya bisa menyenangkan perempuan dengan cara-cara yang klasik. Misalnya memberikan kejutan-kejutan kecil berupa bunga dan cokelat, ucapan-ucapan manis, serta sebuah makan malam romantis.
Laki-laki tipe ini tahu benar cara memperlakukan perempuan. Sehingga pasangan merasa sangat dicintai dan berharga.Laki-laki Percaya Diri
Tipe laki-laki ini sangat yakin dengan dirinya. Dia tahu benar cara menarik hati perempuan dengan pesonanya. Setiap penampilannya, perempuan selalu dapat merasakan aura positif yang menyenangkan. Dan karena hal itulah, perempuan mudah jatuh hati padanya.Seniman
Laki-laki yang memiliki bakat seni selalu menarik bagi perempuan. Baik itu di bidang musik, seni lukis atau yang lain. Apalagi biasanya tipe laki-laki ini bisa mengambil hati perempuan dengan sesuatu yang ia ciptakan sendiri. Hal itu membuat perempuan merasa dipuja.
Laki-laki Asing
Pesona laki-laki asing kadang tak tertahankan bagi perempuan. Perbedaan budaya membuatnya terlihat misterius. Mengenai fisiknya yang berbeda, itu juga merupakan nilai tambah.Bad Boy
Tak selamanya laki-laki romantis memegang kendali. Terkadang laki-laki dengan perangai keras, dan memiliki gaya hidup bebas terkesan seksi bagi perempuan. Menaklukkan laki-laki model tersebut adalah tantangan menarik. Tapi biasanya, perempuan tak menginginkan hubungan serius dengan laki-laki tipe ini.
Laki-laki Cerdas
Pola pikir cerdas juga merupakan hal yang membuat perempuan jatuh cinta. Seorang laki-laki dengan pemikiran yang luar biasa merupakan hal yang memukau. Apalagi biasanya, mereka bisa menjadi teman diskusi yang asyik.Laki-laki Sopan dan Menghargai Perempuan
Akhirnya, pilihan perempuan akan jatuh kepada seseorang yang menghormati dan menghargainya. Di zaman modern ini, laki-laki yang merasa derajatnya lebih tinggi dari perempuan tak akan laku. Perempuan lebih memilih laki-laki yang bisa menjadi rekan setara, dan dapat membahagiakannya.Anda termasuk tipe yang mana?
(kee/kee)
And they said…
BF : ahahahaha… none…
kalau iya NIM kau sudah tergrafir di piala bergilirAWF : kamu tipe badboy jay…
DRD : anak nakal jay
GY : wah
kayakny ga ada si jay..
mgkn orang asing ya…
di mata orang2 buleQR : aku tau jay
lo tipe ke brp
tipe ke 7
Dari 5, cuma 1 yang responnya positif… berarti masih harus banyak2 introspeksi…
|
Category :
my life
|
Ceritanya sudah agak lama, yaitu pada 3-4 Juli yang lalu. Ceritanya ada 2 orang teman yang sama2 ngajak ke sana. Nggak tau juga, kenapa juga harus gw yang diajak? Padahal belum ada niat pergi ke Taroko dalam waktu deket. Biar pada nggak penasaran seperti apa Taroko, sok, silakan dilihat oleh-oleh yang nggak seberapa…

Aboriginal Dancing at Stone Handicraft Center (Hualien City)

Pemandangan di Taroko Park

Sky, Mountains, and River

Air terjun kecil...

The 9 Tunnels

Narsis ah sekali2... diapit 2 orang yg harus bertanggungjawab terhadap thesisku
|
Category :
Taiwan
|