Archive for the ‘films’ Category

Kenapa Trilogi?

Tuesday, June 19th, 2007

Di antara film2 trilogi yg bermunculan akhir2 ini (Spiderman 3, Pirates of the Caribbean 3, Ocean 13 kalo yg ini sih belom nonton), aku paling puas nonton film yg kemaren baru kutonton, Shrek the Third. Sueeer, film ketiganya Shrek itu lucu banget. Nggak kalah lucunya sama Mr.Bean Holiday, malah menurutku lebih lucuan Shrek. My favorites scenes itu pas King Harold lagi menanti detik2 terakhir, ada lagi si Pinokio yg ngomong berpanjang lebar supaya nggak ketahuan bo’ongnya, dan beberapa ulah si Donkey sama Puss in boots yg… gitu deh… Cocok nih buat yg habis TA, atau yg lagi melepas penat setelah lelah sama rutinitas perkuliahan, atau yg lagi nganggur just like me.

Sekilas aja tentang cerita dari Shrek the Third. Di film itu diceritain kalo si Shrek n the gang merantau buat mencari pewaris berikutnya dari Kerajaan Far2 Away. Sebenernya si Shrek lah yg ditunjuk sebagai raja berikutnya. Tapi karena nggak sreg dengan kehidupan istana, dia memilih untuk memberikan tahta kepada pewaris lainnya. Saat si Shrek merantau, datanglah Prince Charming yg mengkudeta kekuasaan kerajaan. Pesan moral, just be yourself.

Pertanyaannya, kenapa film2 itu harus dibikin secara trilogi? Kenapa bukan dwilogi atau tetralogi? Kaya’ POTC 3, kenapa harus dibikin trilogi? kalo dari segi ceritanya, kaya’nya lebih cocok kalo cuma dibikin dwilogi. Karena ada beberapa cerita yg kalo dihilangkan pun nggak akan mengganggu alur utamanya. Contoh : waktu Capt. Jack Sparrow ada di dunia antah berantah sendirian bersama kepiting2 nggak jelas & kapal Flying Dutchman-nya, terus waktu si Jack dipenjara di kapalnya Davy Jones. Apalagi Spiderman 3, ceritanya malah terkesan antiklimaks. Udah bagus2 sama Mary Jane, eh… malah pisah lagi, cape’ deh… #:-s Semoga ada sekuelnya lagi [-o<. Kemudian Shrek 3, film ini mungkin dibuat karena adanya permintaan pasar yg kuat. Wajar aja, soalnya ceritanya ringan, menghibur, dan cocok ditonton oleh semua kelompok umur selain adegan kissing tentunya. Kalo Lord of the Ring, itu sih wajar dibikin trilogi. Soalnya based on the novel.

Jadwal nonton berikutnya : Fantastic Four 2, Transformers, and… Harry Potter and the order of the Phoenix!

Berbagi Suami

Monday, May 21st, 2007

Salma, seorang dokter spesialis kandungan separuh baya, tidak pernah menyangka kalau suaminya telah menikahi perempuan lain tanpa sepengetahuan dia. Tidak terima. Mungkin itu yang ada dalam pikiran wanita yang dinikahi Pak Haji, yang merupakan tokoh masyarakat dan juga caleg. Namun, Salma adalah wanita yang tegar. Lambat laun ia mulai bisa menerima keadaannya sebagai istri yang dipoligami. Nadim, anak semata wayangnya, adalah salah satu alasan yang membuat Salma bisa begitu ikhlas. Hingga akhirnya Pak Haji meninggal, Salma baru tahu ternyata istri dari suaminya itu bukan hanya dirinya, Indri, dan Ima. Ya, Pak Haji ternyata pernah memiliki 4 orang istri selama hidupnya.

Siti, gadis Jawa kontemporer, datang ke Jakarta bersama Pak Lik-nya (Pak Lik = Paman) demi cita2nya untuk penghidupan yang lebih baik. Untuk sementara waktu, ia tinggal bersama Pak Lik-nya itu, kedua istrinya (Sri dan Dwi), dan anak2 mereka. Siti adalah khas seorang wanita Jawa sing terbiasa rekoso. Dia membantu kedua istri Pak Lik-nya mengurusi anak2 mereka dan urusan rumah tangga lainnya. Dan ternyata Pak Lik-nya memendam perasaan terhadap Siti. Ia kemudian menikahi Siti, dengan persetujuan kedua istrinya yang telah menganggap Siti seperti adik sendiri. Siti bukanlah istri terakhir Pak Lik-nya. Setelah Pak Lik-nya pergi bekerja ke Aceh, ia membawa pulang seorang istri lagi ke rumahnya. Ada yang mengusik batinnya, sehingga Siti memutuskan untuk meninggalkan rumah Pak Lik-nya.

Di sebuah restoran bebek panggang langganan Pak Haji dan Salma, seorang gadis keturunan Tionghoa bernama Ming adalah primadonanya. Ming bekerja sebagai pelayan di tempat itu. Bagaikan magnet, ia menarik pengunjung untuk datang ke restoran itu di samping menu bebek panggang yang memang sudah terkenal. Banyak yang menyukai Ming, tidak terkecuali Koh Abun si pemilik restoran. Tanpa sepengetahuan istrinya, Linda, Koh Abun meminta Ming untuk dikawini. Ming pun setuju dengan persyaratan seperti, apartemen, mobil pribadi, dll. Ada pun Ming memiliki keinginan lain untuk menjadi seorang artis. Firman, seorang pria yang pernah dekat dengan Ming, memberikan secercah harapan untuk mewujudkan mimpi Ming. Sayang, harapan tinggal lah harapan. Impian Ming tidak kesampaian, dan Koh Abun beserta keluarganya pindah ke Amerika.

Ketiga cerita di atas tersaji dengan baik di filmnya Nia Dinata setahun yang lalu, Berbagi Suami. Dari judulnya memang mudah ditebak kalau tema yang diambil adalah tentang poligami. Ya… poligami, tema yang sulit untuk dibahas, banyak yang kontra dan sedikit yang pro. Dalam film ini, poligami disorot dari berbagai sudut pandang. Dari pandangan laki-laki, ada yang melihatnya untuk menghindari zina seperti yang Pak Haji lakukan, atau hanya sebagai pemuas nafsu seperti yang dilakukan Pak Lik dan Koh Abun. Sedangkan dari sudut pandang wanita, poligami dilihat sebagai cara untuk membahagiakan suami, atau hanya menginginkan materi si suami, atau karena memang adanya rasa ingin memiliki. Oke, saya stop saja pembicaraan tentang poligami ini daripada daripada… Adalah aliran cerita dari film ini yang membuatnya semakin menarik untuk ditonton. Cerita tentang Salma, Siti, dan Ming memang terpisah, namun mereka bertemu di satu titik dalam kehidupan mereka. Untuk film ini, saya memberikan nilai 4/5.

Official site : http://www.kalyanashira.com/berbagisuami/indo.htm

Naga Bonar Holiday with Turtles

Wednesday, April 18th, 2007

Rabu, 3 hari sebelum peringatan Ibu kita Kartini 2007. Aktivitas minggu ini diawali dengan jalan-jalan ke Bandung. Banyak kepentingan yang perlu diselesaikan di sana, seperti, daftar pcd (Professional and Community Developement) buat nyari2 kerja, mangambil transkrip dan ijazah (sayang.. ijab sah-nya belum), ngambil jaket rileks, nganterin dvd dorama ke salah satu teman (sebut saja Qembang), menyedot film2 dari rileks (sayang, dorama yang ingin kuambil file-nya sudah hilang), membelikan buku untuk teman di Palasari, ke Indosat untuk ganti layanan Matrix, dan yang terakhir… NoMat.

Aku Hantunya!

Hari pertama (Senin), nonton Naga Bonar jadi 2 di Bandung Indah Plaza, jam terakhir 20.25 WIB. Saya cukup penasaran dengan selentingan2 yang mengatakan bahwa sekuel film lokal yang disuradarai Deddy Mizwar ini patut untuk ditonton. Well, nggak tahu saya yang terlalu cool, atau memang selera humor rata2 penonton yang terlalu rendah, karena buatku film ini memang nggak begitu lucu, hanya bisa melebarkan senyum (nggak seperti kebanyakan penonton yang sedikit2 ketawa). Seingatku sih ada 2 scene yang benar2 lucu, salah satunya pada scene Pak Polisi menyetop bajaj. Tapi memang patut diakui kalau film ini, BAGUS. Yang paling menonjol dari film ini selain sang aktor utama tentunya (Deddy Mizwar), adalah pesan yang ingin disampaikan oleh sang sutradara. Film ini kental sekali dengan nilai2 nasionalisme. Lebih cocok jika dirilis untuk memperingati hari kemerdekaan. Ada lagi scene yang unforgettable buat saya, yaitu ketika Naga Bonar curhat ke Monita (Wulan Guritno). Pada saat itu Naga Bonar menanyakan kepada Monita, bahwa mengapa ia mencintai Bonaga (Tora Sudiro). Monita bilang, Bonaga itu ganteng, pintar, kaya, dan tidak ada alasan untuk wanita manapun untuk tidak mencintainya. Setelah itu Naga Bonar mengeluarkan foto istrinya, Kirana. Monita mengatakan kalau wanita di foto itu cantik. Naga Bonar pun bertanya-tanya pada dirinya sendiri (curhat dengan Monita), mengapa wanita secantik itu mau dengan pria yang jelek, bodoh, mantan copet pula.

mr.bean's holiday

Hari kedua (Selasa), nonton Mr.Bean’s Holiday jam 14.25 di Cihampelas Walk 21. Ceritanya si Mr.Bean ini dapet hadiah jalan2 ke Cannes, Perancis. Karena tingkah bodohnya, maka perjalanannya menuju suatu pantai di Cannes tersebut tidak lancar. Like another Mr.Bean’s movies, konyol. Nggak banyak yang bisa diceritakan, karena memang agak hambar ceritanya kalau dipaparkan ketimbang ditonton.

Jam 17.05 nonton Teenage Mutant Ninja Turtles di XXI CiWalk. Berbeda dengan film2 layar lebar TMNT sebelumnya yang menggunakan tokoh manusia, film TMNT kali ini menyuguhkan tontonan full animasi. After all, animasinya not bad lah (walaupun masih kalah sama Final Fantasy Advent Children). Alkisah Leonardo dikirim ke pengasingan untuk menimba ilmu agar dapat menjadi pamimpin yang baik bagi geng kura2. Raphael cemburu dengan keputusan Master Splinter tersebut. Liburnya masa tugas geng kura2 ini membuat Raphael tidak tahan untuk tetap diam, maka setiap malam ia keluar mencari mangsa (penjahat2 kota). Konflik terjadi ketika Leo kembali dari pertapaannya. Di lain pihak, ada musuh yang mencoba untuk menguasai dunia (kenapa tujuan tiap antagonis dalam cerita komik selalu begitu?)

Kura-kura Nija

Jadwal berikutnya nonton Shrek 3, Spiderman 3 (Mei), Pirates of The Caribbean 3 (Juni). Oh ya, ketiga film di atas saya tonton sendiri dengan bertemankan cemilan dan minuman ringan. So, kalau ada yang mau nonton, plis, count me in…

Iryu Team Medical Dragon (2006)

Saturday, February 24th, 2007

Team Medical Dragon

Kira-kira seminggu yang lalu, dorama ini baru saja selesai dikhatamkan. Mungkin ini salah satu dorama yang akan kurekomendasikan. Bercerita tentang seorang dokter bedah jantung yang jenius bernama Asada Ryutaro (Sakaguchi Kenji) yang dipanggil kembali ke rumah sakit untuk membantu mengerjakan thesis seorang dokter wanita yang cantik, Katou Akira (Inamori Izumi), yang bercita-cita menjadi profesor di Meishin University Medical Hospital. Thesis yang diajukan oleh Katou adalah tentang operasi Batista. Konon operasi Batista tersebut belum pernah berhasil dilakukan di Jepang, dan Katou pun tidak yakin dapat melakukannya sendiri. Oleh karena itulah dia memanggil Asada, dan Asada pun kemudian diberi kebebasan untuk membentuk tim operasi yang selanjutnya disebut dengan Team Medical Dragon. Episode demi episode di dalamnya menceritakan bagaimana hingga pada akhirnya orang2 dengan kemampuan terbaiklah yang dapat masuk ke tim ini.

Asada Ryutaro Katou Akira

Kirishima GunjiDalam usahanya membentuk tim tersebut, berbagai konflik di seputar rumah sakit pun terjadi. Di dorama ini juga diceritakan adanya skenario negatif di balik layar rumah sakit, seperti penolakan pasien yang nggak punya uang, otoritas profesor, rebutan pasien antar dokter, eksperimen obat, dll. Nggak kebayang kalau hal itu benar2 terjadi, karena pasien lah yang akan jadi korban. Selain itu, seperti biasa, ada hitam ada putih, dan bukanlah jagoan namanya kalau menang tanpa bertanding. Kirishima Gunji (Kitamura Kazuki), pacar dr.Katou sekaligus penyebab dipecatnya Asada dari rumah sakit North Japan University (tempat awal ia bekerja), membuat gebrakan dengan melakukan operasi batista mendahului Team Dragon. Tujuannya adalah menghancurkan Asada hingga sehancur-hancurnya. Mau tahu penyebabnya? silakan tonton sendiri.

Satohara MikiDorama Jepang yang diambil dari kisah manga ini memiliki alur cerita yang maju-mundur dan naik-turun. Kadang ceritanya dapat diterka, namun kadang pula tidak. Jadi kesimpulan saya dari segi cerita adalah, menarik! dan tidak membosankan. Di sini banyak sekali istilah2 kedokteran terutama yang berhubungan dengan operasi, yah.. cukup menambah wawasan lah. Kemudian dari segi animasi, dorama ini T-O-P-B-G-T lah. Bagaimana tidak, ilustrasi organ-organ tubuh yang ditampilkan mirip seperti aslinya. Dan terakhir, tentunya adalah aktor dan aktrisnya. Sakaguchi Kenji bermain cukup baik sebagai Asada, tenang, cerdas, dan penuh perhitungan. Izumi pun saya rasa juga bermain baik, sangat ambisius dan dingin, walaupun kadang dia terlihat tak berdaya di depan profesornya. Dan satu lagi yang perlu diwaspadai, yaitu Mizukawa Asami yang berperan sebagai Satohara Miki. Entah kenapa di dorama ini dia terlihat begitu kawaii, nggak seperti di Nodame Cantabile di mana dia terlihat biasa saja.

Official Site : http://wwwz.fujitv.co.jp/iryu/index.html
Reference : http://wiki.d-addicts.com/Iryu