Remember The December

Tuesday, December 14th 2010

Hadirnya bulan Desember gue rasa banyak membawa berkah, salah satunya sebagai pengingat, a reminder. Selain ngingetin kita bahwa musim dingin itu ada -terutama di belahan bumi bagian utara-, dia juga ngingetin kita bahwa introspeksi diri itu penting. Dari tingkat personal sampai perusahaan besar mulai itung-itungan bahwa apakah tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, atau malah sebaliknya. Dan apakah resolusi-resolusi dan target-target yang udah dicanangkan di awal tahun sudah semuanya terlaksana, atau baru sebagian, atau bahkan belum sama sekali. Entah apa jadinya kalo semua bulan adalah bulan Juni atau Juli, mungkin yang ada kita bakal sering ke bioskop karena di bulan-bulan itu lah biasanya dirilis film-film Hollywood yang paling ditunggu-tunggu, dan kita jadi lupa bahwa hidup harus punya tujuan.

Kata ‘resolusi’ itu sendiri sebenernya jarang banget gue denger sebelom ketemu sama yang namanya internet. Gue baru ngeh ketika tiap akhir atau awal tahun orang-orang mulai nulis wishy washy mereka di website-website pribadinya. Dari dulu gue bukanlah orang yang punya resolusi tiap tahun dan rajin update tiap tahunnya berganti. Gue takut kalo kepingin yang muluk-muluk, kalo nantinya nggak kesampean malah akan bikin kecewa. Kalopun di awal tahun ini gue menyatakan sebuah resolusi, gue rasa itu bukanlah resolusi pribadi yang unik. Yang keluar dari mulut gue waktu itu jelas adalah hal-hal umum yang akan terucap dari seseorang yang lagi kuliah dan S3, alias Still Stay Single. Let the river flow kalo kata orang barat sih. Hidup yang mengalir laksana sungai.

Pernah punya temen yang agak eksentrik or a little bit extraordinary? That kind friend of mine pernah suatu saat nulis di status facebook-nya, ‘Aku tidak benci kegagalan. Aku hanya benci penyesalan.’ It stabbed me right onto my heart. Biasanya yah, orang-orang itu kan menyesal karena gagal, tapi dari 2 kalimat itu tersirat sebuah pertanyaan bahwa kenapa harus menyesal karena gagal? You’ve done at very best you could, then why should you regret? The problem is, have I done the best I could? I don’t think so.

Time does fly and clock is always ticking. Hoping there is no regret in the end. Thanks, December.