Piring dan Taifun

Monday, September 15th 2008

TF : Permisi Pak, boleh saya numpang lewat?
TW : Hmmm… memang ada perlu apa Mas?
TF : Nggak ada perlu apa2 sih Pak, cuma pingin lewat situ aja. Gimana Pak, boleh tidak?
TW : Oooh, silahkan… silahkan…

beberapa jam kemudian…

TW : Kok cuma lewat pinggir aja?
TF : Iya Pak, kalo lewat tempat Bapak, nanti kasihan sama yang tinggal di tempat Bapak. Bisa2 besok diliburin, padahal besok kan awal masuk kuliah…

Percakapan terjadi antara 2 makhluk yang berbeda, si Taifun dan si Pulau Taiwan. Walaupun cuma lewat pinggir utara pulau, impact-nya cukup lumayan buat kami2 yang tinggal di Taipei, dan sekitarnya. Dari jumat malam sampai senin menjelang sahur ini, sang hujan masih dengan setianya terus mengguyur seiisi kota. Ritmenya juga tidak tentu. Kadang deras, kadang gerimis, kadang berangin.

Pergerakan Taifun

Pergerakan Taifun. sumber : http://www.cwb.gov.tw/V6e/typhoon/ty.htm

Praktis, mau pergi ke mana2 juga jadi males. 2 hari ini hanya mendekam di kamar. Tambah 18-19 hari lagi, telur2 ayam di kamar bisa menetas semua. Lumayan, bisa nemenin Nemo dan Nemi, 2 ikan kecil di kamarku yang belom diambil pemiliknya. 2 hari itulah terlewatkan buka puasa dan makan malam gratis bersama, serta tarawih berjamaah. Kasihan si Mamak yang masak untuk ifthar bareng di masjid, hujan terus begini mungkin jadi sedikit yang datang ke masjid. Semoga makanannya tidak mubazir. PPP sepertinya juga absen dari tugasnya. Atau, tidak dalam keadaan full team. Seperti di awal2 Ramadhan yang paling hanya 7-8 orang. Namun akhir2 ini jumlahnya bertambah. Dan sejak kedatangan bala bantuan personil2 baru, tim ini semakin cekatan dalam bekerja. Tugas bisa selesai 10 menit lebih cepat.

Tidak ada tes atau saringan masuk yang ketat untuk menjadi anggota tim ini. Syaratnya cuma satu, ikhlas. Itulah syarat masuk Pasukan Pencuci Piring. Masjid di Taipei ini memang hebat, pencuci piringnya adalah mahasiswa2 S2 dan S3 impor. Ada yang background-nya dosen, karyawan, peneliti, dan mahasiswa baru lulus. Whatever they are, they are not ashamed washing the dishes. Di samping mencuci piring adalah side job yang cukup menyenangkan. Selain beramal, dapat bonus bungkusan untuk sahur pula. See, berkah Ramadhan sungguh luar biasa.

Sementara itu di lain tempat di Taipei.
Co : hujannya nggak berhenti2 ya…
Ce : iya.
Co : ini tandanya langit lagi menangis…
Ce : loh kenapa? bukannya gara2 Taifun?
Co : langit kehilangan bidadarinya yang jatuh ke Bumi dan mengutus si Taifun buat mencari… tapi sayang, walaupun udah sampai muter2, masih belum ketemu juga…

*ngacir mencari bidadari yang jatuh, semoga jatuhnya di Taipei… daripada jatuh di laut…