Do You Want to Live on the Moon?

Friday, May 9th 2008

Kemarin setelah membaca berita di detiknews.com tentang permintaan Pak Menteri Pemuda & Olahraga agar para TKI (Tenaga Kuliah Indonesia) mau kembali ke tanah air untuk membangun bangsa, saya melemparkan topik ini ke dalam 2 milis yang saya ikuti. Yang satu adalah milis mahasiswa muslim Indonesia di Taiwan, dan yang lainnya adalah milis angkatan waktu kuliah listrik-listrikan di Bandung. Dan dari beberapa balasan yang diterima, dapat diklasifikasikan menjadi 3 yaitu : kembali ke Indonesia, ragu-ragu, dan tidak kembali. Walaupun, yang memilih tidak kembali hanya sebagian kecil.

Ada 2 alasan secara garis besar. Untuk yang condong kembali ke tanah air, alasannya adalah nasionalisme dan atau keluarga. Sedangkan yang tidak, beralasan di tanah air mereka kurang dihargai, baik dari segi finansial maupun dari segi keilmuan. Saya tidak mempertentangkan keduanya, itu hak mereka buat memilih. Toh, nggak kembali bukan berarti nggak nasionalis.

Seorang teman yang lagi berguru di Negeri Ginseng mereply dengan sepotong lirik dari lagunya Sesame Street yang judulnya I Don’t Want to Live on the Moon.

So if I should visit the moon
Well, I’ll dance on a moonbeam and then
I will make a wish on a star
And I’ll wish I was home once again

Though I’d like to look down at the earth from above
I would miss all the places and people I love
So although I may go I’ll be coming home soon
‘Cause I don’t want to live on the moon