Creathink

Sunday, March 9th 2008

Creathink (read: keriting) is creative thinking, that is what I mean from this title. I just found an article about creative thinking written by Claude Shannon. Nope, I have not read all of them. Just read half, but could get something from it. Dia mengibaratkan otak manusia bagaikan sebuah uranium. Yang ketika berada dalam critical lap, apabila ia ditembakkan sebutir neutron, maka akan terjadi ledakan yang dahsyat. Apabila diibaratkan dalam ilmu elektronika, maka keadaan seperti ini mirip prinsip kerja dioda avalans.

Menurut Shannon, ada 3 hal yang membuat ledakan ide itu terjadi. Neutron-neutron perangsang ledakan itu adalah : training and experience (1), intelligence/IQ (2), and motivation (3). Mereka bertigalah yang melahirkan tokoh-tokoh jenius di abad modern ini. Sebut saja Einstein dan Newton.

Mungkin Taipei sedang mengalami transisi dari musim dingin ke musim semi, ditandai dengan cuaca yang semakin hangat dan jarang turun hujan. Tapi entah kenapa otak ini masih beku tidak bisa berpikir. Bukan, bukan sekedar berpikir, tapi berpikir kreatif. Masalahnya, sampai saat ini topik riset belum juga saya tentukan. Padahal sudah masuk minggu ketiga semester dua. Artinya, tinggal 15 minggu lagi semester 2 ini berakhir dan liburan musim panas menjelang.

Motivasi saya adalah membuat riset yang berguna buat banyak orang. Berarti faktor ketiga dari peluru neutronnya Shannon sudah tersedia, walaupun masih setengah-setengah. Kecerdasan, anggap sudah tersedia. Berarti faktor kedua juga oke. Training and experience, I think I lack of them. Benar-benar kurang. Harusnya perbanyak baca paper atau buku-buku kuliah, yang ada malah mengkhatamkan 3 buku tetraloginya Andrea Hirata, minus halaman 209-210 di buku Edensor! Mana potongan buku Edensor-nya miring lagi! Makanya, hati-hati sebelum membeli buku di Palasari. Okay nevermind, I got two lessons here. Teliti sebelum membeli. Murah kok mau enak…