Balik Lagi
18 hari numpang tidur di Indonesia saya kira cukup buat refreshing. Hmmm… cukup nggak ya? Selain menjalani program perbaikan gizi, keliling2 kota juga dilakukan. Nggak jauh2 kok, cuma Jakarta-Solo-Bandung. Di Solo -lebih tepatnya Boyolali- juga cuma sebentar, 2 hari saja buat menggantikan kunjungan rutin tahunan ke tempat Kakek Nenek. Sampai di tempat Kakek, lha kok yang dicari malah calon kakak ipar adek saya.
Ke Bandung juga cuma sebentar, 3 hari 2 malam. Soalnya rada kurang komplit kalo balik ke Indonesia tanpa pergi ke Bandung. Maklum, Bandung seperti sudah menjadi rumah ketiga saya. Ya, sekalian ngambil titipan temen, sekalian ketemu temen2, sekalian liat2 kampus walaupun tidak banyak yang berubah, sekalian beli oleh2.
Berbekalkan persediaan bahan makanan yang hampir memenuhi isi koper, saya berangkat dari Cengkareng pukul 14.40 WIB. Sampai di Taipei waktu menunjukkan pukul 20.49 WITA (Waktu Indonesia bagian Taipei). Setelah antri panjang ngecap paspor di bagian imigrasi, saya langsung turun ke bagian pengambilan bagasi. Ditunggu-tunggu kok nggak keluar2 koper saya. Kemudian saya lihat ada petugas bawa2 anjing kecil yang mencium tas2 para penumpang yang baru tiba. Feeling saya agak nggak enak begitu lihat itu.
Bener aja, koper saya ada di LSM atawa Lembaga Sensor Makanan. Apa boleh buat, saya disuruh buka koper dan sang petugas memeriksa isinya. Akhirnya rendang dan abon tidak lulus sensor karena terbuat dari meat. Masalahnya bukan rendang saya aja yang kena sensor, rendang kirimin ibunya temen saya buat temen saya juga kena sensor. Aduuuh, padahal udah mbayangin sampai kamar mau makan2 rendang sama temen2, dan makan rendang buat 3-4 hari. Well, ternyata bersikap ikhlas itu susah. Walau hati kecil terus berbisik, sudah… ikhlasin aja, tapi untuk ikhlas teteup aja susah.
Dari airport ke Taipei Main Station naik bus 125 NTD dengan perjalanan sekitar 40 menit. Dari Main Station ke Gongguan naik taksi 190 NTD (padahal di argometer 170 NTD, tapi Pak Sopir minta tambah 20 NTD, mungkin karena udah malem) dengan perjalanan sekitar 5 menit ditambah deg2an karena nyupirnya sambil ngebut.
Sebenarnya saya agak bingung dengan judul yang saya tulis. Apakah saya pergi lagi (dalam konteks meninggalkan Indonesia)? atau balik lagi (dalam konteks kembali ke Taipei)? Apapun itu, 4-5 bulan ke depan ada rutinitas2 yang harus dikerjakan (makan-salat-internetan-tidur) di sini… di Taipei…

Number of comments : 19
Date & Time : 16 February 2008 at 11:35 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Wah, yang dah dari Indo…
kayanya 18 hari sih belum cukup, kalo buat ngelepas kangen… minimal sebulan
Mungkin judulnya perlu ditambahin ‘ke Taipei’…
[Reply]
Number of comments : 1
Date & Time : 17 February 2008 at 11:08 am
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
emang, rendang penyelamat perut anak-anak kos…dan iyah, makan-shalat-internetan-tidur emang agenda penting…heheee…
[Reply]
Number of comments : 18
Date & Time : 17 February 2008 at 10:59 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
jadi siapa ni Jay? calon kakak ipar adikmu itu?
Kalo udah ketemu, jangan lupa undangannya Jay
[Reply]
Number of comments : 50
Date & Time : 18 February 2008 at 9:30 am
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Sampai di tempat Kakek, lha kok yang dicari malah calon kakak ipar adek saya”…”Akhirnya rendang dan abon tidak lulus”
Ha ha ha….akhirnyaaaa…, btw klu abon bukannya di sono ada jgak jay?..
[Reply]
Number of comments : 12
Date & Time : 18 February 2008 at 11:22 am
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ikhlasin aja deh…… tanpa rendang n abon masi bisa hidup kan,,, he2,,,
emang bisa ya cari kakak ipar cuma 2 hari……..
yah,,,,smoga aja dapat yang terbaik……(yang bisa menuntun kita kejalan menuju Ridha- Nya) -> nasihat orang tua, he2…………
btw, punya hobi nulis juga ya……apa pingin kayak Raditya Dika ato jadi pelawak aja..kayak tukul arwana….
[Reply]
Number of comments : 1
Date & Time : 18 February 2008 at 7:45 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jay, ko 18 hari di Indo ga sempet tenis bareng kita ..
Kan pengen ada pemaen asing-nya ..
[Reply]
Number of comments : 28
Date & Time : 18 February 2008 at 10:31 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
hoho… selamat datang kembali di dunia anak kos…
laen kali makanannya dibungkus rapet2 biyar gag ke cium ama anjingnya…
dulu waktu ptama kali dateng dibawain abon juga gak J? aq dibawain 2 dan sampe skrg masih ada sisanya satu, masih blom abis… ^_^;
ngomong2 tentang rendang kmrn pas ada acara kumpul2 kibar (pkumpulan muslim di UK) ada bazar dan ada yg jualan nasi rendang jg tapi gag beli… malah beli lontong sayur (dimakan) ma kering tempe (bwt lauk makan di flat)…
[Reply]
Number of comments : 3
Date & Time : 22 February 2008 at 10:14 am
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
di atas pkl 12 malam, ongkos taksi mesti ‘nambah 20 NT. heheee..peraturan baru katanya
waktu imlek kemarin ada tambahan lagi 20 NT. Waktu itu pulang dari Taizhong, kena macet, sampe stasiun Taipei jam 2 AM, bayar taksi ‘nambah 40 NT..dalam hati: “what?!!?” *jadi curhat gini*
[Reply]
Number of comments : 10
Date & Time : 23 February 2008 at 10:22 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
hag hag hag
sabar aj ya mas, kan dah 18 hari di Indonesia di manjain ama cita rasa dalam negeri.Habis ke Matramannya sendiri aja seh.
Kyaknya sih belum rejeki mas. Karena situ telah menyakiti “hati” adikmu yang baik ini dengan tidak mengajak jalan2x ke gramed.Wkwkwkk. Selain itu gak bawain oleh2x “kerajinan” dari Taiwan.
[Reply]
Number of comments : 1
Date & Time : 28 August 2008 at 5:25 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
[...] adalah perjalanan yang disertai aksi penyelundupan. Flash back ke bulan februari yang lalu, di saat seekor anjing berhasil dengan gemilangnya menggagalkan impian makan2 enak anak2 Indonesia di dorm NT…, maka berbekal pengalaman buruk itu, kali ini sang penyelundup memakai teknik yang lebih jenius [...]