Buka Puasa di Masjid Agung Taipei
Perhatian : Penulis tidak bertanggungjawab (jika) batalnya puasa Anda setalah membaca tulisan ini.
Suasana bulan Ramadhan di Taipei mungkin tidak seberasa seperti waktu di Indonesia, maklum saja karena masih banyak dijumpai orang2 yang makan dan minum di depan umum, atau lebih tepatnya, di depan saya. Yeah, itung2 nambah godaan dan ujian, dan semoga yang berpuasa diberikan pahala yang lebih, Amin. Syukur kehadirat-Nya karena kebetulan dorm tempat saya tinggal cukup dekat dengan Masjid, namanya Taipei Grand Mosque, atau kalau dibahasaIndonesiakan menjadi Masjid Agung Taipei. (Saya lebih suka nama yang dalam bahasa Indonesia karena tidak suka dengan penyebutan mosque untuk masjid dalam bahasa Inggris yang terkesan mirip dengan mosquito alias lalat nyamuk.)
Bagi mahasiswa rantau seperti saya yang susah nyari makanan halal di negeri non-muslim, kata2 buka puasa gratis seperti menjadi oase di tengah hamparan padang pasir tandus yang hanya ditumbuhi pohon kaktus dan tidak mungkin ada soto Kudus ataupun daging kambing alias wedus, berlebihan gak sih? Di malam pertama bulan Ramadhan, di masjid itu, kebetulan saya bertemu dengan seorang mahasiswa Ph.D dari Indonesia yang sudah setahun di Taipei. Dia bilang kalo selama bulan Ramadhan masjid tersebut menyediakan buka puasa serta makan malam gratis… tis… tis… Dan tentu saja makanan yang disediakan dijamin Halal. Katanya sih, makanan itu disediakan oleh pemerintah Arab Saudi. Jadi wajar saja kalo dalam 5 hari kemarin ini saya intens pergi ke sana.
Oke, mungkin udah pada penasaran mau pada lihat menu yang mereka suguhkan. Mari kita perhatikan satu persatu. Yuk yak yuuuk…
============================

Bubur kacang merah dan segelas teh tawar panas. Aneh kan? makan bubur nggak pake sendok malah pake sumpit. Jadi ya tinggal glek aja langsung dari mangkoknya, sumpitnya dipakai kemudian buat makan nasi. Di bagian atasnya sebenarnya ada kurma dan buah2an. Saya mencobanya di hari pertama puasa.
============================

Nah, ini nih… sekilas saya kira bubur itu adalah bubur kacang ijo, karena warnanya yg agak kehijauan dan teksturnya kental. Tapi ternyata… bubur ayam. Cukup aneh buat membatalkan puasa. Saya baru coba ini 2 hari kemarin. Untuk menu berbuka, sebenernya masih ada satu jenis lagi, yaitu bubur sagu mutiara. Cukup sering kok dijumpai di tanah air. Alesan, padahal gak sempet moto gara2 udah habis dimakan duluan
============================

Beugh… ini dia main menu-nya. Jadi, setelah para tamu berbuka secukupnya, acara dilanjutkan dengan salat magrib berjamaah. Setelah itu kembali lagi ke ruang makan untuk menyantap makan malam dengan menu daging2an dengan cita rasa ke-Arab2-an. Kalau beruntung, sisa makanan itu boleh dibawa buat sahur.
============================
Yah, begitulah salah satu nikmat yang
berikan di bulan suci ini.

Number of comments : 33
Date & Time : 18 September 2007 at 8:55 am
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Subhanallah
enak juga ya puasa di negeri orang
ga perlu mikir mau makan apa dan
keluar uang buat buka dan sahur, enak2 lagi
Allah memang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
NB : Sepertinya ga ada korelasi antara banyaknya yang makan di depan kita dengan pahala yang lebih
. Wallahu’alam
[Reply]
Number of comments : 2
Date & Time : 18 September 2007 at 1:04 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
maknyus.
[Reply]
Number of comments : 28
Date & Time : 18 September 2007 at 10:00 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
wah, enak deket masjid… di sini masjid jauh… buka juga buka sendiri…
klo di masjid sih katanya gratis tapi tetep gak dapet makan malem dan dr kmrn baru tau 1 masjid dan perlu naek bus ke sana… walopun ada yg bilang ada 3 masjid di daerah ini…
[Reply]
Number of comments : 108
Date & Time : 18 September 2007 at 10:49 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
@Listyanto alias Oo’ :
Wallahu’alam.
@Mas Adri :
jangan lupa diliput mas kalo ke masjid…
pengen tau masjid di Inggris kaya’ apa
[Reply]
Number of comments : 12
Date & Time : 19 September 2007 at 9:46 am
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
tiap hari gratis donk??enak benerrrrrr….
[Reply]
Number of comments : 5
Date & Time : 24 September 2007 at 5:33 am
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Wah klo di deket Wismul, ada mesjid yang nyediain makanan berat di nampan gede gitu. Jadi kayak makan bareng ala tumpeng. Lauknya juga ada dagingnya. Gratis pula.
Ternyata itu juga kejar dapet voucher pahala dari orang puasa yang berbuka di situ ya.
[Reply]
Number of comments : 19
Date & Time : 24 September 2007 at 9:37 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
hmm, setelah lama tak bersua.. sekarang makan lagi yang mucul
.
jadi gimana mas, S2? lancar-lancarkan?
semoga ramadhan pertama disana lancar ya.. amin
*jangan lupakan diriku
[Reply]
Number of comments : 7
Date & Time : 27 September 2007 at 12:03 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
itu yang putih-putih kayak gulungan kain kasa apaan ya?
ada kebab ga?
[Reply]
Number of comments : 108
Date & Time : 27 September 2007 at 12:53 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
@nico:
emang enak nic
@wiwit:
nyam… nyam…
@trian:
Alhamdulillah masih lancar tri… walaupun masih dalam masa adaptasi,
dan semoga teteup lancar sampai selesai…
@isnuansa:
itu tebu Mbak, biar seger buka puasanya
sayangnya nggak ada kebab di sana…
[Reply]
Number of comments : 33
Date & Time : 27 September 2007 at 2:52 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Woi Diupdate dong………
Mana gedung kuliahnya
teman2 seangkatan
masa2 Osjur
dll
pengen naikin level nih
[Reply]
Number of comments : 8
Date & Time : 30 September 2007 at 1:30 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Wah.. maknyus
[Reply]
Number of comments : 10
Date & Time : 10 December 2007 at 8:59 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
wkwkkk
maklum dulu waktu masuk itb toefl kita kurang lebih mirip.
itu dibenerin dulu tuh
setahu aku mosquito itu nyamuk bukan lalat
lalat itu kalo gak salah bahasa inggrisnya fly.
[Reply]
Number of comments : 1
Date & Time : 28 August 2008 at 5:28 pm
Browser :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
[...] Yang jelas saya bersyukur kemarin nggak ada pemeriksaan di terminal kedatangan. Jadilah semua persediaan makanan berhasil diamankan buat perbekalan 1-2 bulan mendatang. Walaupun di bulan Ramadhan yang menyenangkan nanti perbekalan bakalan bisa dihemat sehemat2nya karena ada buka puasa gratis di mesjid. [...]