Internet di Dormitory

Sunday, September 9th 2007

Kebutuhan berinternet buat saya sudah hampir menjadi kebutuhan primer. Dari kemarin saya coba mencari tahu gimana caranya menggunakan port LAN yang nganggur tepat di meja belajar di kamar nomor 152 di Male Dormitory for Master Student. Setelah tanya ke volunteer (mahasiswa S1 yang bersedia membantu international student selama belajar di NTU, red) dan juga dormitory supervisor, ternyata syarat untuk menggunakan LAN port tersebut tidak semudah yang dikira seperti halnya USB yang plug and play.

Ada beberapa tahap yang mesti dilalui untuk bisa berinternet ria di kamar asrama. Pertama-tama student harus login terlebih dahulu ke jaringan internal kampus. Setelah itu akan ada 10 pertanyaan yang harus dijawab untuk bisa memperoleh IP address. Kalo nggak salah, poin minimal yang diharus diperoleh dari tes itu adalah 80 poin. Yang artinya harus benar 8 soal dari 10 pertanyaan. Mungkin pertanyaannya mudah, tapi yang bikin susah ya bahasanya itu, bahasa Mandarin gitu loh. Setelah bekerjasama bahu-membahu dengan Gray (my volunteer, anak tingkat 2 di S1 Biologi), akhirnya kita dapat poin 90. Yatta!

Perlu menunggu 5-10 menit setelah proses tersebut berlangsung. Dan setelah itu, I can enjoy surfing on the internet. Coba ngetes bandwidth dengan ini, dan hasilnya adalah sebagai berikut :

Mau nitip donlot?