SPMB

Friday, August 3rd 2007

Tidak terasa, sudah 5 tahun yang lalu perjuangan untuk memperebutkan satu kursi di kampus gajah duduk ini berlalu. Padahal sepertinya baru kemarin malem temanku si Besar telpon, “Gimana Jay? diterima di mana loe?”

“Nggak tahu, Sar.” Itu jawabku setelah habis magrib ngeluyur ke warnet buat membuka situs www.spmb.or.id. Apesnya, di warnet yang lemotnya bukan main itu, situs SPMB tersebut nggak muncul2. Mungkin dan mendekati pasti karena ratusan ribu pendaftar SPMB itu sedang mengakses situs yg sama. Nihil sudah hasil perjalanan malam2 yg diliputi rasa penasaran itu. Keep positive thinking : itung2 sedekah buat yg punya warnet lah.

Kemudian Pak Besar menawarkan jasanya untuk melihatkan hasil SPMB-ku di komputernya. Dan hasilnya, tentu sudah pada tahu kan? Dengan perasaan rada2 nggak percaya, pagi harinya aku lihat lagi pengumuman di koran, sekedar memuaskan dan menuntaskan rasa penasaran.

Mengungkit-ungkit masa lalu yang indah memang menyenangkan. Memori ini keluar lagi dari ingatan setelah salah satu media massa langganan di rumah melampirkan hasil SPMB tahun ini. Selain itu, hari ini radio ini juga melulu isinya tentang SPMB.

Perasaan yang sama muncul kembali, tepat 2 minggu yang lalu. Setelah sebuah universitas di Asia mengirimkan email yang berisi SPMB (Surat Penerimaan Mahasiswa Baru). Dan di bawah ini adalah scan-an surat yg dikirimkan beserta email seminggu yg lalu.

Mohon doanya… :-)