Naga Bonar Holiday with Turtles

Wednesday, April 18th 2007

Rabu, 3 hari sebelum peringatan Ibu kita Kartini 2007. Aktivitas minggu ini diawali dengan jalan-jalan ke Bandung. Banyak kepentingan yang perlu diselesaikan di sana, seperti, daftar pcd (Professional and Community Developement) buat nyari2 kerja, mangambil transkrip dan ijazah (sayang.. ijab sah-nya belum), ngambil jaket rileks, nganterin dvd dorama ke salah satu teman (sebut saja Qembang), menyedot film2 dari rileks (sayang, dorama yang ingin kuambil file-nya sudah hilang), membelikan buku untuk teman di Palasari, ke Indosat untuk ganti layanan Matrix, dan yang terakhir… NoMat.

Aku Hantunya!

Hari pertama (Senin), nonton Naga Bonar jadi 2 di Bandung Indah Plaza, jam terakhir 20.25 WIB. Saya cukup penasaran dengan selentingan2 yang mengatakan bahwa sekuel film lokal yang disuradarai Deddy Mizwar ini patut untuk ditonton. Well, nggak tahu saya yang terlalu cool, atau memang selera humor rata2 penonton yang terlalu rendah, karena buatku film ini memang nggak begitu lucu, hanya bisa melebarkan senyum (nggak seperti kebanyakan penonton yang sedikit2 ketawa). Seingatku sih ada 2 scene yang benar2 lucu, salah satunya pada scene Pak Polisi menyetop bajaj. Tapi memang patut diakui kalau film ini, BAGUS. Yang paling menonjol dari film ini selain sang aktor utama tentunya (Deddy Mizwar), adalah pesan yang ingin disampaikan oleh sang sutradara. Film ini kental sekali dengan nilai2 nasionalisme. Lebih cocok jika dirilis untuk memperingati hari kemerdekaan. Ada lagi scene yang unforgettable buat saya, yaitu ketika Naga Bonar curhat ke Monita (Wulan Guritno). Pada saat itu Naga Bonar menanyakan kepada Monita, bahwa mengapa ia mencintai Bonaga (Tora Sudiro). Monita bilang, Bonaga itu ganteng, pintar, kaya, dan tidak ada alasan untuk wanita manapun untuk tidak mencintainya. Setelah itu Naga Bonar mengeluarkan foto istrinya, Kirana. Monita mengatakan kalau wanita di foto itu cantik. Naga Bonar pun bertanya-tanya pada dirinya sendiri (curhat dengan Monita), mengapa wanita secantik itu mau dengan pria yang jelek, bodoh, mantan copet pula.

mr.bean's holiday

Hari kedua (Selasa), nonton Mr.Bean’s Holiday jam 14.25 di Cihampelas Walk 21. Ceritanya si Mr.Bean ini dapet hadiah jalan2 ke Cannes, Perancis. Karena tingkah bodohnya, maka perjalanannya menuju suatu pantai di Cannes tersebut tidak lancar. Like another Mr.Bean’s movies, konyol. Nggak banyak yang bisa diceritakan, karena memang agak hambar ceritanya kalau dipaparkan ketimbang ditonton.

Jam 17.05 nonton Teenage Mutant Ninja Turtles di XXI CiWalk. Berbeda dengan film2 layar lebar TMNT sebelumnya yang menggunakan tokoh manusia, film TMNT kali ini menyuguhkan tontonan full animasi. After all, animasinya not bad lah (walaupun masih kalah sama Final Fantasy Advent Children). Alkisah Leonardo dikirim ke pengasingan untuk menimba ilmu agar dapat menjadi pamimpin yang baik bagi geng kura2. Raphael cemburu dengan keputusan Master Splinter tersebut. Liburnya masa tugas geng kura2 ini membuat Raphael tidak tahan untuk tetap diam, maka setiap malam ia keluar mencari mangsa (penjahat2 kota). Konflik terjadi ketika Leo kembali dari pertapaannya. Di lain pihak, ada musuh yang mencoba untuk menguasai dunia (kenapa tujuan tiap antagonis dalam cerita komik selalu begitu?)

Kura-kura Nija

Jadwal berikutnya nonton Shrek 3, Spiderman 3 (Mei), Pirates of The Caribbean 3 (Juni). Oh ya, ketiga film di atas saya tonton sendiri dengan bertemankan cemilan dan minuman ringan. So, kalau ada yang mau nonton, plis, count me in…