Archive for February, 2007

Tennis (Chapter 1: Racquet)

Wednesday, February 28th, 2007

Tenis. Kalo berbicara tentang olahraga yang satu ini, mungkin cuma sedikit orang yang mengerti. Setidaknya, itulah yang dapat penulis simpulkan selama memulai kembali karier bertenisnya sejak 4 tahun yang lalu, yang dulu pernah terhenti ketika SMP. Mungkin orang berpikiran, “tenis itu kan olahraganya orang berduit..”, atau “tenis kan bukan olahraga rakyat..”, dll., dsb., dst. Well, I don’t think so. Memang butuh modal sih, tapi sepertinya nggak semahal yang dibayangkan. Ok, before the first one, all you need is will.

Kemudian, jelas.. raket tenis. Nah raket ini jenisnya macam2, jenisnya ditentukan dari diameter lingkaran raket, diameter pegangan, swing index, balancing, power, dll. Jangan lupakan juga masalah tarikan atau tension senar yang dipasang pada raket. Masalah senar ini sebenarnya agak terpisah dari spesifikasi raket, walaupun biasanya di raket2 tersebut terdapat nilai tension yang direkomendasikan. Kemudian masalah harga. Harga raket pun bervariasi dari yang murah sampai yang mahal, tapi jangan lupakan ungkapan ini, “harga tidak akan bohong.” Walaupun hal itu tidak berlaku untuk barang2 second. Supaya terbayang, berikut ini adalah spesifikasi dari salah satu raket saya yang dikutip dari www.tennisracquets.com dengan sedikit perubahan yang disesuaikan dengan raket saya, Wilson Triad Hammer 6.0.

Wilson Triad Hammer 6.0

Wilson Triad Hammer 6.0 TRIAD 6.0 is for players with fast, long loopy stokes.
The TRIAD 6.0 is quick, powerful, accurate, and comfortable.

Balance : 4pts. HH Strung
Cross Section : 23mm Dual Taper Beam
Grip Size : 4 3/8″
Head Size : 106″
Material : 10% Hyper Carbon, 90% Graphite
Series : TRIAD
SI : 6.0
Swing Style : Fast/Long & Loopy
String Tension : 55-65 lbs.

Wilson K Factor KSix-One Tour 90

Wilson K Factor KSix-One Tour 90 Head Size : 90 sq. in. / 581 sq. cm.
Length : 27 inches/69 cm
Strung Weight : 12.5oz / 354g
Balance : 9pts Head Light
Swing Weight : 336, Stiffness : 67
Beam Width : 18 mm Straight Beam
Composition : nCoded High Modulus Graphite/Carbon Black
Power Level : Low
Swing Speed : Fast
Grip Type : Wilson Leather
String Pattern : 16 Mains/19 Crosses
Mains skip: 7T,9T,7H,9H
One Piece, No shared holes
String Tension : 50-60 pounds
Price : $199.00

Sebagai perbandingan, spesifikasi di atas adalah spesifikasi raket yang dipakai oleh pemain peringkat 1 dunia (ATP) saat ini, Roger Federer, yang saya ambil dari www.tennis-warehouse.com. Dia (baca:Roger) mulai menggunakan KSix-One Tour ini sejak Grand Slam Australia kemarin (2007). Raket ini lah yang membantunya menggenapkan koleksi Grand Slam-nya menjadi 10 buah. Menurut review yang ditulis di web tersebut, pada bagian akhir review ada tulisan seperti ini :

All in all a very impressive racquet that is a must hit for 5.0+ level players.

Kesimpulannya.. tidak semua orang bisa “memakai” raket itu. Butuh pemain dengan level di atas 5.0 supaya raket tersebut benar-benar dapat dipakai secara maksimal. Waduh, kira2 sekarang ini saya ada di level berapa ya? hmmm.. level 2.0 kali ya? :-P

Iryu Team Medical Dragon (2006)

Saturday, February 24th, 2007

Team Medical Dragon

Kira-kira seminggu yang lalu, dorama ini baru saja selesai dikhatamkan. Mungkin ini salah satu dorama yang akan kurekomendasikan. Bercerita tentang seorang dokter bedah jantung yang jenius bernama Asada Ryutaro (Sakaguchi Kenji) yang dipanggil kembali ke rumah sakit untuk membantu mengerjakan thesis seorang dokter wanita yang cantik, Katou Akira (Inamori Izumi), yang bercita-cita menjadi profesor di Meishin University Medical Hospital. Thesis yang diajukan oleh Katou adalah tentang operasi Batista. Konon operasi Batista tersebut belum pernah berhasil dilakukan di Jepang, dan Katou pun tidak yakin dapat melakukannya sendiri. Oleh karena itulah dia memanggil Asada, dan Asada pun kemudian diberi kebebasan untuk membentuk tim operasi yang selanjutnya disebut dengan Team Medical Dragon. Episode demi episode di dalamnya menceritakan bagaimana hingga pada akhirnya orang2 dengan kemampuan terbaiklah yang dapat masuk ke tim ini.

Dalam usahanya membentuk tim tersebut, berbagai konflik di seputar rumah sakit pun terjadi. Di dorama ini juga diceritakan adanya skenario negatif di balik layar rumah sakit, seperti penolakan pasien yang nggak punya uang, otoritas profesor, rebutan pasien antar dokter, eksperimen obat, dll. Nggak kebayang kalau hal itu benar2 terjadi, karena pasien lah yang akan jadi korban. Selain itu, seperti biasa, ada hitam ada putih, dan bukanlah jagoan namanya kalau menang tanpa bertanding. Kirishima Gunji (Kitamura Kazuki), pacar dr.Katou sekaligus penyebab dipecatnya Asada dari rumah sakit North Japan University (tempat awal ia bekerja), membuat gebrakan dengan melakukan operasi batista mendahului Team Dragon. Tujuannya adalah menghancurkan Asada hingga sehancur-hancurnya. Mau tahu penyebabnya? silakan tonton sendiri.

Dorama Jepang yang diambil dari kisah manga ini memiliki alur cerita yang maju-mundur dan naik-turun. Kadang ceritanya dapat diterka, namun kadang pula tidak. Jadi kesimpulan saya dari segi cerita adalah, menarik! dan tidak membosankan. Di sini banyak sekali istilah2 kedokteran terutama yang berhubungan dengan operasi, yah.. cukup menambah wawasan lah. Kemudian dari segi animasi, dorama ini T-O-P-B-G-T lah. Bagaimana tidak, ilustrasi organ-organ tubuh yang ditampilkan mirip seperti aslinya. Dan terakhir, tentunya adalah aktor dan aktrisnya. Sakaguchi Kenji bermain cukup baik sebagai Asada, tenang, cerdas, dan penuh perhitungan. Izumi pun saya rasa juga bermain baik, sangat ambisius dan dingin, walaupun kadang dia terlihat tak berdaya di depan profesornya. Dan satu lagi yang perlu diwaspadai, yaitu Mizukawa Asami yang berperan sebagai Satohara Miki. Entah kenapa di dorama ini dia terlihat begitu kawaii, nggak seperti di Nodame Cantabile di mana dia terlihat biasa saja.

Official Site : http://wwwz.fujitv.co.jp/iryu/index.html
Reference : http://wiki.d-addicts.com/Iryu

The New Beginning of http://dzaia-bs.com

Thursday, February 22nd, 2007

Alhamdulillah…

Setelah cukup lama absen, akhirnya pada saat ini penulis akan memulai kembali perjalanan blogging-nya di dunia maya. Domain dzaia-bs.com (hosting at Qwords) ini sebenarnya sudah ada sejak awal tahun 2007 ini, namun berbagai aktivitas (terutama TA) di awal tahun tersebut telah cukup menghabiskan waktu serta menguras pikiran dan tenaga, sehingga domain tersebut terabaikan. Seiring berjalannya waktu, kesibukan2pun semakin berkurang, maka dimulailah pencarian untuk membuat blog yang sesuai dengan keinginan hati penulis. Hingga pada akhirnya, platform WordPress dengan themes redoable (yang telah diedit) menjadi pilihan. Rencananya weblog ini akan berisikan tentang review-review penulis. Semoga blog ini dapat berguna bagi penulis sendiri dan juga para pembacanya.